Cara Membatalkan Restart Laptop Ketika Kamu Berubah Pikiran
Bagaimana cara membatalkan restart laptop ketika masih ada pekerjaan yang ingin kamu lakukan? Pasti hal ini selalu menjadi sebuah pertanyaan yang ada di kepala Anda di saat tidak sengaja mengklik perintah restart yang ada di menu. Atau muncul pesan yang berbunyi “The system is shutting down. Please save all your work. Or you may get to see a message – Restart your computer in 10 minutes to finish installing important Windows Updates” dan memaksa kamu untuk menghentikan hal yang sedang dikerjakan di laptop.
Jika sebelumnya kamu hanya bisa pasrah dan membiarkan laptop restarting lama dan hal yang kamu kerjakan menjadi sia-sia, kini kamu akan bisa membatalkan hal tersebut dan menyimpan apapun yang sedang kamu lakukan di laptop. Caranya tidak sulit kok, kamu hanya perlu mengikuti langkah yang ada pada informasi di bawah ini.
Daftar Isi
Apa Saja Cara Mengatur Penggunaan Laptop?
Dalam sebuah sistem operasi yang ada di laptop terutama Windows, akan ada beberapa opsi pada menu power yang bisa digunakan untuk mengatur kerja dari laptop. Ada opsi Shutdown, Restart, dan Sleep. Semuanya memiliki fungsi berbeda-beda.
1. Shutdown
Pertama, ada Shutdown yang merupakan perintah untuk mematikan seluruh program di komputer/laptop secara total.
Membuat semua sistem benar-benar berhenti, bahkan aliran listrik dari baterai juga dihentikan dan semua data-data akan disimpan pada media penyimpanan.
Opsi ini akan digunakan ketika sudah selesai menggunakan laptop, yang kemudian akan disimpan dan digunakan dalam jarak waktu yang cukup lama.
Baca Juga: 3 Cara Membatalkan Update Laptop Windows 10 Dan 11 Dengan Mudah
2. Sleep
Kedua, ada Sleep yang menjadi perintah untuk membuat komputer tertidur sementara. Komputer yang di-Sleep, akan dalam keadaan setengah istirahat. Semua komponen dalam keadaan Off kecuali RAM. RAM akan tetap dialiri listrik dan bekerja. Hal ini membuat semua data-data sistem yang dijalankan sebelumnya akan disimpan sementara di dalam RAM. Jika Anda ingin mengistirahatkan laptop sebentar dan ingin langsung menjalankan berbagai hal sebelumnya, maka ini opsi yang harus dipilih.
3. Restart
Restart adalah perintah untuk menjalankan ulang sistem. Jika memilih opsi ini, maka semua sistem yang sebelumnya sedang berjalan akan dihentikan dan akan dijalankan kembali dari awal, dengan cara memutuskan pasokan listrik sementara.
Biasanya digunakan ketika ada masalah, atau laptop sedang mengalami update baru yang harus di install dengan cepat.
Itulah dia ketiga opsi perintah yang akan menentukan penggunan dari laptop. Masalah yang sering terjadi adalah ketika Anda tidak sengaja memilih perintah restart padahal masih ingin mengerjakan berbagai macam hal dan tidak ingin kehilangan program atau data yang sudah ada. Untuk menghindari hal tersebut, maka solusinya adalah sebagai berikut ini.
Baca Juga: Begini 6 Cara Mengatasi Laptop Restart Lama
Bagaimana Cara Membatalkan Restart Laptop?
Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membatalkan restart laptop Windows dengan mudah dan cepat. Berikut adalah cara menghentikan laptop yang sedang restart:
.
1. Menekan Tombol Power
Cara menghentikan laptop yang sedang restarting yang pertama bisa dilakukan dengan cara paksa yang sangat praktis, yaitu dengan menekan tombol Power selama beberapa detik hingga kinerja laptop mati. Setelah itu, tekan dan tahan tombol Power sekali lagi untuk menghidupkannya kembali. Meskipun beberapa jenis laptop memiliki letak tombol Power yang berbeda, pengguna harus mengetahui tombol yang memiliki fungsi serupa dengan tombol Power.

2. Menekan Tombol Windows + X + Delete
Langkah berikutnya untuk membatalkan restart laptop dapat dilakukan dengan menekan kombinasi tombol, yaitu tombol Windows + X + Delete. Pengguna harus menekan kombinasi tombol tersebut secara bersamaan dan menahannya selama beberapa detik. Dengan begitu, sistem operasi akan membatalkan proses restart atau shutdown di laptop, dan laptop akan kembali ke halaman utama atau homescreen.
3. Menekan Tombol Windows + X + Power
Cara membatalkan restart laptop Windows berikutnya hampir sama dengan langkah-langkah sebelumnya. Pengguna perlu menekan kombinasi tombol, yaitu tombol Windows + X + Power, secara bersamaan dan menahannya selama beberapa detik untuk membatalkan proses restart. Fungsi tombol kombinasi tersebut mirip dengan kombinasi tombol sebelumnya, yaitu untuk menghentikan proses restart yang sedang berlangsung.
4. Menggunakan Command Prompt
Jika ingin menghentikan hal ini, salah satunya adalah melalui command prompt dan mengetikan perintah “shutdown /a”. Namun hal ini juga sulit karena Anda harus bisa dengan tepat waktu mengerikannya. Oleh karena itu, ada baiknya jika kita membuat sebuah shortcut.
Klik kanan pada area kosong di desktop Anda. Pilih New>Shortcut. Di kotak pertama Wizard Buat Shortcut dan ketik: shutdown.exe -a. Sekarang klik Next dan beri nama shortcut tersebut: Abort Shutdown. Klik Selesai. Terakhir, pilih ikon yang sesuai untuk memudahkan Anda.
Nah kini, saatnya menggunakan keyboard shortcut. Klik kanan pada shortcut tadi, pilih Properties > Shortcut tab. Kemudian isi Shortcut key box, kemudian isi dengan Ctrl + Alt + A. Ini menjadi shortcut yang bisa digunakan untuk membatalkan restart.
Penyebab Proses Restart Laptop Menjadi Lama?
Selain mengetahui cara membatalkannya, penting juga untuk memahami mengapa proses restart laptop bisa berjalan sangat lama. Kondisi ini umumnya terjadi karena ada faktor sistem maupun perangkat keras yang membuat Windows butuh waktu lebih panjang sebelum siap digunakan kembali.
Berikut beberapa penyebab utamanya:
1. Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan
Ketika masih ada banyak aplikasi aktif di latar belakang, sistem harus menutup semuanya terlebih dahulu sebelum restart pada laptop bisa dilakukan sepenuhnya.
Proses ini membuat waktu restart bertambah karena setiap program memerlukan waktu untuk berhenti dengan aman.
2. Update Windows yang Tertunda
Windows sering melakukan pembaruan otomatis saat laptop direstart. Proses instalasi pembaruan ini bisa berlangsung lama, terutama jika ukuran file update besar atau koneksi internet tidak stabil.
Kadang, laptop terlihat berhenti bekerja padahal sistem sedang menyiapkan update penting di latar belakang.
3. Kinerja Hard Disk atau SSD yang Menurun
Jika performa penyimpanan seperti HDD atau SSD menurun, sistem akan lebih lambat membaca dan menulis data. Akibatnya, mematikan laptop dan menyalakannya kembali membutuhkan waktu lebih lama dibanding biasanya.
Hal ini umum terjadi pada laptop yang jarang dibersihkan atau kapasitas penyimpanannya hampir penuh.
4. Masalah pada Driver atau Software
Driver yang tidak kompatibel atau software crash juga bisa memperlambat proses restart. Sistem akan berusaha memperbaiki atau menutup paksa program bermasalah sebelum memulai ulang, sehingga waktu restart menjadi lebih panjang dari normal.
5. Kapasitas RAM yang Terlalu Penuh
RAM yang hampir penuh membuat sistem memerlukan waktu tambahan untuk membersihkan memori sebelum laptop benar-benar restart. Semakin banyak aplikasi berat yang berjalan sebelumnya, semakin lama pula proses restart terjadi.
Baca Juga: 3 Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 Pada Windows 10
Nah itulah dia informasi yang bisa kami berikan. Bagi Anda yang memerlukan laptop namun tidak memilikinya, cek jasa sewa laptop Bandung di Indorental sekarang juga. Dapatkan laptop yang berkualitas dan juga aman. Semoga cara membatalkan restart laptop Ini bisa membantu Anda.


