6 Jenis Tinta Printer serta Kegunaannya Sesuai Kebutuhan

6 Jenis Tinta Printer serta Kegunaannya Sesuai Kebutuhan

jenis tinta printer
Teknologi

Tinta printer merupakan komponen paling penting dalam proses percetakan. Nah, mengetahui berbagai macam tinta printer dapat membantu Anda dalam memilih jenis tinta printer terbaik sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya, jenis tinta ini dapat menentukan kualitas gambar, ketahanan warna, hingga ketajaman warna.

Macam-macam tinta printer biasanya terbagi sesuai dengan printer yang hendak digunakan, jenis kertas, dan kebutuhan cetak. Macam-macam tinta printer ini memiliki kelebihannya masing-masing. Supaya Anda bisa mempertimbangkan jenis tinta terbaik yang hendak digunakan, yuk simak jenis-jenis tinta untuk printer di bawah ini. 

Apa Saja Jenis-jenis Tinta Printer?

Tinta printer terdiri dari berbagai jenis berdasarkan kegunaannya. Setiap jenis tinta ini mempunyai variasi sesuai dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Berikut ini macam-macam tinta yang biasa digunakan dalam percetakan untuk Anda jadikan referensi. 

1. Toner

Tinta jenis toner termasuk salah satu jenis tinta yang paling sering digunakan untuk printer laser dan LED. Toner merupakan tinta kering yang terbuat dari partikel kecil pigmen. Saat proses mencetak, printer menggunakan cahaya yang kuat untuk mengisi komponen drum yang berputar. Proses ini yang kemudian menarik tinta toner ke dalam gambar.

Selanjutnya, drum akan memadukan toner ke kertas dalam kondisi panas untuk menanamkan partikel ke permukaan kertas. Untuk printer laser dan LED sendiri lebih cepat kinerjanya dibandingkan dengan printer inkjet. Meskipun printer laser ini sebenarnya tidak dapat menghasilkan kualitas warna yang sama dengan jenis tinta cair.

2. Tinta Pita

Printer jenis impact dan dot matrix biasanya menggunakan tinta pita untuk proses pencetakan. Disebut sebagai tinta pita karena cartridge printer ini berisi pita kain panjang pada bagian komponen roda yang melewati reservoir tinta. Saat di pasang, tinta ini akan jatuh di antara print head dan kertas. Kemudian print head akan mencetak gambar menggunakan tinta pita. Untuk bentuk cartridge tinta ini cukup tebal, karena jumlah pita di dalamnya yang cukup banyak. 

3. Tinta Padat

Tinta padat atau solid ink terbuat dari bahan pigmen yang tertanam dalam lilin. Printer yang menggunakan tinta padat biasanya akan dipanaskan terlebih dahulu, terutama pada bagian print head. Tujuannya supaya lilin yang terdapat dalam tinta bisa meleleh dan membentuk gambar pada permukaan kertas. Salah satu kelemahan dari tinta padat yaitu pigmen dan lilin bisa meninggalkan tekstur yang terlihat pada kertas. 

4. Tinta Dye Base

Jenis tinta printer satu ini sering juga digunakan pada printer inkjet, mengingat harga tinta ini lebih ekonomis dibandingkan dengan tinta pigmen. Bahan dasar tinta dye base yaitu air dan pewarna. Salah satu kekurangan tinta dye base hasil cetakannya kurang tajam dan mudah luntur. Oleh sebab itu, tinta dye base tidak cocok digunakan untuk mencetak teks dan gambar pada jenis kertas art paper. 

5. Tinta Pigmen

Hampir sama dengan jenis tinta dye base, tinta pigmen sering digunakan pada jenis printer inkjet. Namun, hasil cetakan tinta pigmen jauh lebih tajam daripada tinta dye base. Juga, hasil cetakan tinta pigmen lebih tahan air dalam semua jenis kertas, baik itu HVS atau kertas foto. Untuk tinta jenis pigmen terbagi ke dalam tiga macam, yaitu pigmen art paper ink, pigmen art paper Korea, dan pigmen art paper China. 

6. Tinta Sublimasi

Tinta jenis sublimasi biasanya digunakan pada jenis printer infus. Untuk printer ini biasa digunakan untuk mencetak media kaos, mug, pin, atau media lain selain kertas. Tinta sublimasi ini terbuat dari bahan minyak, pewarna, diluent, dan zat kimia lainnya. Hasil cetakan tinta sublimasi ini akan jauh lebih lama, tidak mudah luntur, dan degradasi warnanya juga lebih kuat. 

Baca Juga: Inilah Cara Mengganti Tinta Printer dengan Mudah dan Benar

Bagaimana Tips Memilih Tinta Printer dengan Tepat?

Pemilihan tinta printer tidak hanya berpengaruh pada hasil cetakan, tetapi juga pada keawetan printer. Pasalnya, kualitas tinta printer yang tidak terjamin dapat menyebabkan kerusakan pada printer yang Anda gunakan. Ini menjadi alasan mengapa memilih tinta printer yang tepat itu sangat penting. Supaya Anda tidak salah dalam memilih tinta, berikut ini tips memilih printer yang bisa Anda jadikan referensi.

1. Pilih Kekentalan Tinta yang Sesuai dengan Printer

Setiap merek tinta memiliki kekentalan yang berbeda-beda. Jadi, pastikan untuk mengisi tinta printer dengan merek yang sama dengan printer Anda, supaya tingkat kekentalannya pas. Biasanya, pabrikan tinta dan printer dengan merek yang sama sudah mempertimbangkan kekentalan tinta tersebut. Sebab, tinta yang terlalu kental atau encer akan berpengaruh pada hasil cetak dan bisa jadi membuat printer jadi cepat rusak.

2. Perhatikan Kompatibilitas Tinta Printer

Setelah menyesuaikan merek tinta dan printer, hal lain yang perlu Anda perhatikan yaitu kompatibilitas tinta tersebut. Biasanya, informasi mengenai kompatibilitas tinta tertera di kemasan tinta. Kompatibilitas yang dimaksud yaitu berkaitan dengan printer tipe apa saja yang kompatibel dengan tinta printer tersebut. Supaya lebih aman, sebaiknya Anda menggunakan tinta yang kompatibel dengan tipe printer untuk menjaga kualitas dan ketahanannya.

3. Perhatikan Kandungan Tinta

Tinta printer yang beredar di pasaran biasanya ada yang mengandung air dan alkohol. Sebaiknya Anda menghindari tinta dengan kandungan dua bahan tersebut. Untuk mengetahuinya, coba kocok botol tinta hingga terlihat gelembung. Jika gelembung tersebut mudah hilang, artinya tinta tersebut memiliki campuran air. 

Sebaliknya, jika gelembung tersebut hilang dalam waktu lama, sudah bisa dipastikan tinta tersebut mengandung alkohol. Untuk menghindari kandungan air dan alkohol dalam tinta, Anda bisa membeli tinta original yang sudah pasti tidak mengandung alkohol. 

4. Tentukan Jenis Tinta yang Hendak Digunakan dengan Jenis Printer

Tips yang satu ini merupakan hal penting yang tidak boleh Anda lewatkan, yaitu memilih jenis tinta printer yang disesuaikan dengan jenis printer. Apakah akan menggunakan jenis tinta cartridge atau tinta botol. 

Untuk tinta cartridge, Anda bisa melakukan isi ulang dengan membeli isian tinta cartridge dan alat suntiknya. Jika printer yang Anda gunakan lebih cocok menggunakan tinta botol, Anda hanya perlu menuangkan tinta pada wadah yang telah tersedia pada printer. 

Baca Juga: Bebas Ribet dengan 4 Cara Mengatasi Printer Tidak Terdeteksi

Bagaimana Cara Mengisi Tinta Printer dengan Benar?

Mengisi tinta printer sebenarnya bisa disesuaikan dengan jenis printer yang Anda gunakan. Untuk jenis printer inkjet, sudah pasti tintanya harus diganti dalam beberapa waktu. Apalagi tinta printer mudah habis apabila Anda sering memakainya. Berikut ini cara mengisi tinta printer dengan benar.

1. Nyalakan Printer Terlebih Dahulu

Printer harus dalam kondisi menyala saat akan diisi tinta. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah menyambungkan printer dengan kabel power ke stop kontak, lalu aktifkan dengan cara menekan tombol On selama beberapa saat. Jika sudah berhasil, biarkan terlebih dahulu sampai printer dalam keadaan stand by. Anda juga bisa melakukan cleaning printer sembari menunggu.

2. Buka Cartridge Printer

Komponen cartridge ini posisinya berada di dalam printer. Untuk mengambilnya, Anda perlu membuka cover printer, lalu cari komponen cartridge. Apabila posisi cartridge berada di tengah, Anda bisa langsung mengambilnya dengan hati-hati. Saat mengambil cartridge sebisa mungkin jangan sampai menyentuh bagian depan cartridge untuk menghindari kerusakan. Kemudian simpan cartridge tersebut di atas tisu atau kertas.

3. Perbesar Lubang pada Cartridge

Pada cartridge biasanya terdapat satu lubang untuk mengisi tinta. Namun, lubang ini cukup kecil, sehingga bisa menyulitkan Anda saat akan mengisi tinta. Letak lubangnya berada di bagian belakang label. Supaya lebih mudah saat mengisi tinta, Anda bisa memperbesar lubang tersebut menggunakan paku atau jarum.

4. Isi Ulang Tinta Printer

Jika Anda sudah berhasil memperbesar lubang pada cartridge, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu mengisi tinta. Direkomendasikan untuk mengisi tinta berwarna hitam terlebih dahulu, lalu diikuti dengan tinta berwarna lain. 

Supaya proses pengisian tinta lebih rapi, Anda perlu menyiapkan tisu dan menutup bagian head cartridge supaya tidak bocor. Isi tinta secukupnya, jangan sampai berlebihan, apalagi sampai tumpah dari lubang cartridge printer tersebut.

Jadi, untuk mendapatkan hasil cetak yang bagus, Anda perlu memilih jenis tinta printer yang sesuai dengan jenis printer yang Anda gunakan. Adapun jika mereknya berbeda, Anda bisa memilih tinta yang kompatibel untuk berbagai jenis printer. 

Baca Juga: Cara Print dari HP ke Printer dengan Cepat dan Mudah

IndoRental menyediakan berbagai jenis dan tipe printer yang kompatibel, sehingga jenis tinta apa pun bisa digunakan. Di IndoRental, Anda bisa sewa printer untuk berbagai kebutuhan, seperti event, kantoran, atau bahkan pribadi. Harga sewa yang ditawarkan pun sangat terjangkau. 

Manfaatkan layanan maksimal IndoRental sekarang juga untuk mendapatkan printer berkualitas dengan performa optimal untuk kebutuhan Anda. Hubungi IndoRental supaya bisa segera melakukan sewa printer dengan harga yang terjangkau.