4 Cara Print Kartu Keluarga Online Secara Mandiri

4 Cara Print Kartu Keluarga Online Secara Mandiri

Cara Print Kartu Keluarga Online
Tips dan Trik

Anda kini dapat melakukan cetak kartu keluarga secara online. Di zaman digital ini, Pemerintah melalui beberapa kementriannya mulai mempermudah pelayanan dokumen administrasi kependudukan masyarakat. Salah satu terobosannya adalah cara print kartu keluarga online.

Anda dapat cetak KK online di rumah dengan bermodalkan printer dan kertas putih polos jenis HVS A4 80 gram. Walaupun Anda melakukannya secara mandiri, kartu keluarga ini tetap akan memiliki kekuatan hukum sebagaimana mestinya.

Dokumen kependudukan yang Anda cetak mandiri dari rumah ini akan memiliki kode pemindai berbentuk quick response (QR) di pojok dokumen. Kode QR ini nantinya akan berfungsi sebagai pengganti tanda tangan dan cap basah yang menunjukkan keaslian dokumen. Untuk lebih jelasnya, simak cara print kartu keluarga online secara mandiri berikut ini.

Bagaimana Cara Cetak Kartu Keluarga (KK) Secara Online?

Mencetak KK sendiri tidaklah sulit. Berikut ini 4 langkah yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Buat Permohonan Melalui Website Dukcapil

Sebelum Anda dapat melakukan print KK, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat permohonan cetak di situs layanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) atau Anda dapat mengunduh aplikasi sistem informasi Disukcapil di perangkat telepon seluler pintar melalui Play Store.

Jika Anda belum pernah mengunjungi website tersebut, maka Anda akan diminta untuk mencantumkan nomor ponsel atau alamat email yang dapat dihubungi agar petugas dapat mendata permohonan yang masuk. Dengan demikian, dokumen KK Anda akan dicari dalam database Dukcapil untuk kemudian diunduh dalam bentuk format digital atau biasanya dalam bentuk PDF.

2. Menunggu Proses Pengesahan Dokumen

Langkah selanjutnya setelah Anda mengajukan permohonan, maka Anda hanya perlu menunggu Dukcapil untuk memproses dokumen KK yang diajukan. Dokumen tersebut harus disahkan terlebih dahulu dengan menggunakan tanda tangan elektronik dan setelah proses pengesahan selesai, maka Anda akan mendapatkan notifikasi dari Dukcapil melalui email.

Baca juga: 8 Cara Sharing Printer di Windows 7, 8, dan 10

3. Dokumen Dikirimkan Melalui Email

Email notifikasi yang Anda terima akan berisi informasi yang terdiri dari link website Dukcapil dan juga dokumen KK dalam format PDF. Selain itu, Anda akan mendapatkan PIN khusus yang dapat digunakan untuk membuka dokumen KK untuk menjaga keamanan dari terjadinya kebocoran data personal. Anda tidak boleh menyebarkan PIN ini ke siapapun!

Selanjutnya, Anda perlu mengecek data-data yang ada di dalam dokumen KK secara seksama. Apabila ada kekurangan data, maka Anda perlu mengajukan perbaikan data melalui kantor Dinas Dukcapil atau bisa mengajukan permohonan melalui website Dukcapil kembali.

4. Kartu Keluarga Siap untuk Dicetak

Jika Anda sudah menerima seluruh data sudah tepat dan lengkap, maka Anda bisa langsung mencetak KK tersebut. Anda bisa menggunakan kertas HVS putih biasa untuk mencetak kartu keluarga tersebut.

Setelah itu, dokumen KK dalam bentuk PDF bisa Anda simpan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Simpan juga PIN yang digunakan untuk dapat membuka file PDF kartu keluarga Anda.

Baca juga: Cara Mengunci File di Laptop

Bagaimana Cara Cek Kartu Keluarga Online?

Saat ini masyarakat dapat semakin mudah dalam menggunakan layanan Disdukcapil untuk mengecek nomor KK secara online, sehingga dapat dilakukan secara mandiri. Berikut ini adalah cara cek KK melalui situs resmi Dukcapil daerah Domisili.

1. Cek Kartu Keluarga Online via Website Dukcapil Domisili.

– Buka aplikasi browser pada smartphone Anda.

– Masuk ke laman Dukcapil sesuai dengan domisili daerah Anda (contohnya domisili DKI Jakarta, https://kependudukancapil.jakarta.go.id/).

– Lalu, pilih menu “Cek NIK”.

– Kemudian, isi nomor NIK yang tertera pada KTP dan nomor KK (dapat nama lengkap atau nama ibu kandung).

– Terakhir, klik tombol “Cek NIK”. Berikutnya akan muncul informasi dokumen sudah terdaftar dan data Anda akan muncul dengan lengkap.

2. Cek Kartu Keluarga Online lewat Media Sosial 

Untuk bisa mengecek Kartu Keluarga secara online juga bisa Anda lakukan melalui media sosial. Anda dapat mengirimkan pesan langsung lewat Direct Message (DM) ke akun Dukcapil yang tersedia di Facebook: Ditjen Dukcapil dan Twitter: @ccdukcapil. Silahkan kirim DM tersebut dengan menuliskan format yang sesuai seperti sebelumnya ke akun media sosial Dukcapil.

3. Cek Kartu Keluarga Online melalui WhatsApp 

Cara mengecek Kartu Keluarga secara online selanjutnya juga dapat melalui pesan WhatsApp. Anda dapat mengirim pesan secara langsung ke nomor WhatsApp resmi Ditjen Dukcapil. Hanya dengan cukup menuliskan format diantaranya: nama lengkap, NIK, nomor telepon, serta permasalahan yang Anda alami. Berikut langkahnya.

– Pertama-tama, simpan nomor berikut +628118005373 di kontak HP Anda

– Kemudian, ketik NIK, nama lengkap, nomor HP, nomor KK, serta tujuan Anda.

– Lalu, kirim pesan tersebut dan tunggu hingga 1 x 24 jam. 

– Jika dalam waktu tersebut masih belum ada respon, Anda dapat menghubunginya kembali.

4. Cek Kartu Keluarga Online lewat Email 

Selain bisa melalui WhatsApp dan situs resmi Dukcapil Domisili, Anda juga dapat menggunakan email untuk mengecek Kartu Keluarga secara online. Berikut ini caranya.

– Masuk ke akun Email atau Gmail Anda.

– Tulis pesan yang berisi data NIK, nama lengkap, nomor HP, nomor KK, serta tujuan Anda.

– Lalu, isi subjek email dengan menuliskan tujuan Permohonan Pengecekan KK.

– Kemudian, kirimkan ke alamat email callcenter.dukcapil@gmail.com

– Setelah itu, tunggu balasan kurang lebih selama 1×24 jam. 

Bagaimana Cara Mengetahui Keaslian Kartu Keluarga Hasil Cetak Online?

Jika Anda ingin memastikan apakah suatu kartu keluarga hasil cetak online itu asli atau tidak, Anda cukup menggunakan aplikasi pemindai QR code di HP Anda.

Bila kartu keluarga yang Anda pindai itu asli, maka di hasil pindai akan tertera centang hijau dan tertulis dokumen aktif, Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemohon, nama pemohon, serta nomor dokumen.

Jika palsu, Anda hanya akan menemukan centang warna merah.

Baca juga: Cara Print Hitam Putih di Word dengan Mudah

Gunakan Printer Berkualitas untuk Mencetak Kartu Keluarga Anda

Selain KK, seluruh dokumen lainnya seperti akta kelahiran dapat Anda cetak secara mandiri, kecuali untuk KTP-el atau KTP elektronik. Namun, Anda tetap dapat mengajukan pencetakan KTP elektronik melalui website atau aplikasi Dukcapil. Setelah proses pengajuan, Anda hanya perlu menunggu kurang lebih 7 hari kerja untuk proses pencetakan KTP elektronik yang baru dan kemudian dapat diambil di kelurahan yang dituju.

Itulah dia penjelasan tentang cara print kartu keluarga online. Pastikan Anda menggunakan jenis kertas putih polos jenis hvs A4 80 gram saat mencetak dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan KK. Walapun tidak dicetak menggunakan jenis kertas security printing berhologram antipemalsuan dokumen, dokumen yang dicetak secara mandiri tetap sah di mata Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melalui kode pemindai berbentuk quick response (QR).

Untuk pencetakan dokumen-dokumen penting secara mandiri seperti KK, sangat disarankan agar Anda menggunakan printer berkualitas untuk menghasilkan cetakan yang jernih. Itulah 4 cara print KK online yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah dan silakan hubungi Indorental apabila Anda membutuhkan jasa sewa printer tahunan yang bisa digunakan untuk keperluan mencetak lainnya selain kartu keluarga.

Baca juga: Cara Reset Printer Epson L360